Banyak tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepada Jemaat Ahmadiyah berkaitan dengan ajaran-ajarannya. Tuduhan-tuduhan seperti mengingkari Nabi Muhammad s.a.w, memiliki kitab suci baru, dan syahadat baru adealah tuduhan yang tidak benar. Berikut akan disampaikan tulisan dari pendiri Jemaat Ahmadiyah, Hazrat Mirza Ghulam Ahmad a.s. mengenai pokok-pokok ajaran beliau. Tulisan ini terdiri dari dua bagian.
Kami ini dari antara para pencinta Al-Quran dan Hazrat Rasulullah s.a.w., ini adalah jalan kami dan akan selalu kami ikuti.
Rangkuman dan inti pokok agama kita adalah keimanan kepada
Bahwa tidak ada yang patut disembah selain Allah s.w.t. dan Muhammad adalah Rasul Allah. Keimanan yang kami anut dalam hidup di dunia dan berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa, dan yang akan dibawa kepada kehidupan di akhirat, adalah bahwa Penghulu dan Junjungan kami, Muhammad, yang terpilih, shallallahu alaihi wa salam, adalah Khataman Nabiyin dan yang terbaik dari semua rasul, di tangan siapa agama ini menjadi sempurna dan berkat karunia yang diperoleh melalui penapakan jalan yang lurus, maka seorang manusia akan bisa mendekat kepada Allah s.w.t. Kami meyakini sepenuh hati bahwa Al-Quran adalah kitab samawi terakhir dan bahwa tidak ada satu kata atau noktah pun bisa ditambahkan atau dikurangi daripadanya. Tidak ada wahyu yang akan diturunkan Allah s.w.t. yang mengubah atau me-mansukh-kan firman-firman dalam Al-Quran ataupun mengganti apa pun petunjuk yang tersirat di dalamnya. Siapapun yang mempunyai pandangan berbeda mengenai hal ini menurut hemat kami, bukanlah seorang yang beriman dan adalah seorang kafir dan bid’ah. Baca entri selengkapnya »
